8 TIA MEDIA – Seorang juri federal di Pengadilan Distrik Utara California telah menyatakan Rowland Marcus Andrade, pendiri AML Bitcoin, bersalah atas tuduhan penipuan dan pencucian uang terkait penjualan token AML Bitcoin.
Skema Penipuan ICO AML Bitcoin Terungkap
Kasus ini berawal dari Initial Coin Offering (ICO) yang dilakukan Andrade pada 2017 dan 2018. Jaksa menuduh Andrade menipu investor dengan janji bahwa token AML Bitcoin akan dikonversi menjadi mata uang kripto yang dapat diperdagangkan. Namun, cryptocurrency tersebut tidak pernah diluncurkan, sementara Andrade diduga menggunakan dana investor untuk kepentingan pribadi.
Keterlibatan Jack Abramoff dalam Skandal
Departemen Kehakiman AS juga menyebut Jack Abramoff, seorang pelobi terkenal di Washington D.C., sebagai salah satu konspirator dalam kasus ini. Abramoff telah mengaku bersalah pada 2020 dan membayar lebih dari $50.000 sebagai denda dan bunga. Abramoff sebelumnya dikenal dalam skandal korupsi besar yang menyebabkan dirinya dipenjara, yang juga diangkat dalam film “Casino Jack”.
Dana Investor Digunakan untuk Kepentingan Pribadi
Menurut pernyataan Departemen Kehakiman AS, Andrade mengalihkan lebih dari $2 juta dari hasil penjualan token AML Bitcoin untuk membeli dua properti di Texas serta dua mobil mewah. Ia juga membuat klaim palsu bahwa otoritas Terusan Panama akan mengizinkan penggunaan AML Bitcoin untuk transaksi kapal yang melintas, padahal tidak ada perjanjian resmi terkait hal tersebut.
Sanksi Berat Menanti Andrade
Andrade dijadwalkan menerima vonis hukuman pada Juli mendatang. Berdasarkan pernyataan resmi dari Departemen Kehakiman, ia menghadapi ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara atas tuduhan penipuan serta 10 tahun penjara atas pencucian uang. Selain itu, ia juga diwajibkan untuk menyerahkan seluruh aset yang terkait dengan tindak kejahatannya, termasuk properti yang dibelinya di Texas.