8 TIA MEDIA – Komite Perbankan Senat Amerika Serikat telah menyetujui RUU yang mengatur penerbitan stablecoin di tingkat federal, menandai langkah besar dalam regulasi industri kripto. RUU yang dikenal sebagai Guiding and Establishing National Innovation for U.S. Stablecoins Act (GENIUS Act) ini kini menunggu persetujuan penuh dari Senat serta RUU serupa yang sedang dipertimbangkan di Dewan Perwakilan Rakyat.
Dengan persetujuan komite ini, langkah berikutnya adalah menggabungkan versi RUU dari masing-masing kamar legislatif sebelum dikirim ke meja Presiden Donald Trump untuk disahkan menjadi undang-undang. Dalam pemungutan suara komite, RUU ini disetujui dengan 18 suara mendukung dan 6 menolak.
Penolakan dan Perdebatan Politik
RUU ini mendapat beragam tanggapan dari anggota Partai Demokrat yang mencoba menambahkan berbagai amandemen guna memperketat regulasi dan membatasi penerbitan stablecoin. Namun, semua usulan amandemen tersebut ditolak dalam pemungutan suara yang berlangsung secara partisan.
Senator Elizabeth Warren, tokoh utama Partai Demokrat di komite ini, menilai bahwa RUU ini dalam bentuknya saat ini merupakan “ancaman nyata bagi keamanan nasional.” Ia juga mengkritik hubungan Donald Trump dengan industri stablecoin, khususnya dugaan kolaborasi dengan World Liberty Financial yang dikaitkan dengan Binance.
“Memaksakan RUU ini ketika masih memiliki banyak celah, serta pada saat yang sama muncul laporan tentang Donald Trump yang berusaha menciptakan stablecoin sendiri dengan entitas yang memiliki rekam jejak pelanggaran hukum, adalah keputusan yang tidak masuk akal,” kata Warren.
Senator Demokrat lainnya, Catherine Cortez Masto dari Nevada, mengkritik kurangnya diskusi selama sidang dan menuduh Partai Republik di komite mengabaikan perdebatan yang seharusnya terjadi sebelum pengesahan RUU.
Dukungan Bipartisan dan Implikasi Regulasi
Meskipun mendapat tentangan dari beberapa pihak, Ketua Komite Tim Scott, senator dari Partai Republik, menegaskan bahwa proses penyusunan RUU ini telah dilakukan dengan pertimbangan yang matang. Senator Bill Hagerty, penulis utama RUU ini, menyebut bahwa GENIUS Act adalah hasil kolaborasi bipartisan, dengan dukungan dari beberapa anggota Demokrat seperti Kirsten Gillibrand dan Angela Alsobrooks.
“RUU ini menghadirkan aturan yang masuk akal untuk melindungi konsumen, mendorong persaingan, dan mendukung inovasi,” kata Hagerty. “Sudah saatnya kita memberikan kejelasan dan stabilitas yang sangat dibutuhkan oleh industri ini.”
Dengan semakin besarnya dukungan bipartisan untuk regulasi kripto di Kongres, banyak pelaku industri melihat peluang besar untuk mendapatkan kepastian hukum yang telah lama dinantikan. Keputusan Senat ini menjadi momentum penting dalam pembentukan regulasi stablecoin di AS, yang berpotensi berdampak pada pasar kripto global.