World Liberty Financial (WLFI), proyek kripto yang didukung oleh Donald Trump, berhasil mengumpulkan dana sekitar $590 juta dari dua tahap penjualan token.
Menurut data dari ICODrops, pencapaian ini menempatkan WLFI di jajaran 10 besar penggalangan dana terbesar dalam sejarah token sale. Sebagai perbandingan, penggalangan dana terbesar hingga saat ini masih dipegang oleh EOS dengan total $4,21 miliar. EOS sendiri merupakan platform blockchain yang dikembangkan oleh Block.one, perusahaan yang kemudian mendirikan Bullish.

Source Image :(ICODrops)
Peran Justin Sun dalam Kesuksesan WLFI
Dalam ajang Consensus 2025 di Hong Kong, salah satu pendiri WLFI, Zak Folkman, mengungkapkan bahwa kesuksesan penggalangan dana ini tidak lepas dari dukungan Justin Sun, pendiri Tron.
“Saat pertama kali meluncurkan penjualan token ini, banyak kritik yang mengatakan proyek kami berkembang dengan lambat. Namun, semuanya berubah setelah Justin Sun menginvestasikan $30 juta ke dalam proyek ini pada November 2024 dan terus menambah investasinya,” ujar Folkman.
Dia juga menambahkan bahwa proyek ini menghadapi banyak sorotan karena sosok yang terlibat di dalamnya. Akibatnya, investor modal ventura tradisional di industri kripto enggan mendukung proyek ini.
“[Sun] memahami bahwa terlepas dari hasil akhirnya, proyek ini adalah langkah monumental bagi komunitas kripto secara keseluruhan,” jelas Folkman dalam diskusi panel di Consensus.
Token WLFI Hanya untuk Investor Terakreditasi
Meski telah sukses dalam tahap penggalangan dana, token WLFI saat ini hanya tersedia bagi investor terakreditasi dan tidak dapat diperjualbelikan secara publik di bursa mana pun. Hingga saat ini, belum ada tanggal resmi yang diumumkan untuk listing di bursa.
Keberhasilan WLFI ini menunjukkan semakin besarnya minat terhadap aset digital dengan dukungan tokoh-tokoh berpengaruh. Namun, regulasi ketat yang mengatur distribusi token ini juga menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan oleh calon investor.